Fakta Pemasaran Visual Mampu Meningkatkan Konversi

Pemasaran Visual meningkatkan konversi adalah fakta yang kita lihat. Visual dapat menarik perhatian lebih banyak audiens karena lebih menarik, informatif mudah dipahami. Melengkapi artikel panjang tentang cara menggunakan produk Anda, pilihlah visual sebagai fitur pendukung. Anda bisa membuat infografis yang menyenangkan dengan instruksi pada prosesnya atau Anda juga bisa membuat video yang menjelaskan prosesnya secara singkat padat. Pastikan bahwa video Anda tidak terlalu panjang dengan format yang bagus dan multi type. Facebook for Business mencatat pembeli ponsel AS menganggap video sebagai media terbaik untuk menemukan produk baru. Selain itu sebagian besar mereka telah membeli produk setelah menonton video bermerek tersebut. Temuan Google juga menegaskan kembali tren ini, pemasar beralih ke video online untuk panduan tentang apa yang harus pengunjung beli menjawab pertanyaan yang membanjiri ruang komentar.

Data lain muncul dari Youtube. Orang-orang menghabiskan waktu dua kali lipat menonton video YouTube untuk topik Produk mana yang akan dibeli dari tahun ke tahun. Total waktu tontonan untuk video di YouTube terkait dengan topik Kapan membeli meningkat 100%. Sebagian besar pembeli telah menemukan merek dan produk baru cari YouTube. Pembeli cenderung menggunakan video online untuk mencari inspirasi dan ide untuk melakukan pembelian produk baru. Separuh dari mereka mengungkapkan bahwa mereka memutuskan untuk membeli produk atau merek setelah mereka menonton video online. Pembeli cenderung mengunjungi toko atau mempertimbangkan untuk membeli produk tertentu seperti yang di disebutkan dalam video online. Sebagian lainnya menyatakan bahwa mereka menggunakan video online saat berbelanja di toko sebagai referensi mereka. Layanan berlangganan pun banyak yang telah menguji konsep ini ketika mencoba meningkatkan skala iklannya. Mereka ingin meningkatkan minat beli dan menumbuhkan basis pelanggan mereka lebih luas. Mereka menggunakan kampanye khusus YouTube sebagai media video paling populer.

Gunakan visual yang luar biasa untuk menciptakan kesukaan merek dan jalur pembelian yang jelas. Identifikasi kebutuhan pengguna dan buat konten yang menjelaskan kebutuhan itu. Promo Visual akan menangkap lebih banyak perhatian konsumen, tertarik dan menginspirasi mereka untuk melakukan tindakan lanjut. Sertakan ajakan bertindak untuk mendorong mereka melakukan transaksi akhir. Strategi pemasaran visual holistik dapat memberikan tujuan yang jelas dan berkelanjutan. Strategi ini menambahkan nilai pada pemasaran visual memudahkan orang untuk memahami dan terlibat dengannya. Video adalah format konten favorit konsumen di media sosial yang paling digemari. Pesan pemasaran visual sangat efektif untuk dapatkan lebih banyak keterlibatan pengguna. Konsumen juga lebih suka berbagi visual daripada teks dengan teman dan keluarga. Sebagian besar mereka cenderung berbagi konten video dengan teman dan sebaliknya hanya sedikit dari mereka berbagi pos di media sosial.

Saat memilih visual untuk dibagikan di platform sosial Anda Cari tahu bagaimana audiens anda bereaksi terhadap visual yang anda bagi. Visual apa yang mereka sukai? Apakah visual menambah nilai, apakah visual anda mudah dimengerti. Apakah gambar atau video meningkatkan ketertarikan mereka. Bisalah menjelaskannya lebih lanjut tentang produk anda? Pertanyaan ini harus Anda jawab dengan benar lakukan survey untuk ini. Saat menambahkan visual, ingat bahwa itu untuk menambah nilai pada konten Anda. Pilih visual yang layak dibagikan dan manfaatkan solusi perangkat lunak pemasaran konten untuk menemukan gambar yang relevan dengan konten dan audiens Anda. Tujuan pemasaran visual Anda adalah menginspirasi mereka dan ingin audiens Anda terlibat dengan pesan pemasaran visual Anda. Pemasaran Visual yang berhasil meningkatkan ROI. Menurut penelitian mendapatkan pelanggan baru melalui video di media sosial terbukti sangat efektif. Sebagian besar pemasar juga puas dengan ROI dari konten video mereka selain itu mereka merasa senang dengan ROI dari iklan video di media sosial. Konsumen melakukan pembelian setelah menonton video di Facebook terus semakin meningkat.